Feb 7, 2012

Ambitious Thesis

Pada postingan sebelumnya saya menulis tentang perbedaan skripsi dan thesis. Kali ini akan mencoba berbagi cerita, apa sih beda thesis dan disertasi. Sok-sok an bercerita gitu, padahal saya belum S3. Jangankan S3, S2 saja saya belum selesai. nah,.. karena S2 belum selesai, saya bisa cerita :).

Beberapa hari yang lalu, saya maju seminar proposal Thesis saya yang berjudul "Perancangan Model Biaya untuk Produk _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _" hehe, masih rahasia takut dicontek :p. Waktu itu saya diuji oleh dua profesor dan satu profesor juga, namu profesor secara de-jure :). Namun belum rejeki saya, karena saya tidak ditemani dosen pembimbing, karena beliau nya sedang sakit.Saya merasa cukup bisa menjelaskan apa yang saya maksud dalam proposal saya, dan cukup bisa menjawab apa pertanyaan dari dosen penguji.  Setelah selesai menjelaskan di depan bapak-bapak penguji, pertanyaan muncul dan kata pertama yang keluar dari prof I adalah :

    Anda terlalu ambisius begitu ya???

What? benarkah saya ambisius??? *cerita tentang presentasi dan segala pertanyaan tidak usah diceritakan disini. Saya hanya ingin share apa beda thesis dan disertasi menurut saya, cerita bisa di baca di sini.

Sejak mengambil mata kuliah metodologi penelitian semester satu dulu. apa yang ada dalam otak saya adalah begini :

Skripsi : Metode X digunakan untuk menyelesaikan masalah Y pada sistem Z

Thesis : Masalah X diselesaikan menggunakan metode yang sudah kita buat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Singkatnya kita membuat model metode yang baru atau memodifikasi metode atau pendekatan untuk permasalahan tersebut.

Nah kata "model" ini yang akan saya bahas. Sebagian besar mahasiswa S2, terjebak dengan iming-iming thesis tentang "model". Alih-alih berfikiran bahwa semua tugas akhir S2 atau Thesis harus tentang model, ntah pengembangan model, model pengembangan, perancangan model, dan lain sebagainya. Mahasiswa terkungkung dengan kata model, padahal belum tau dimana batasan yang harus dibuat (gue bangeeeettt).

nah ini kasus saya,....

Saya membuat judul thesis dengan judul Perancangan Model untuk produk,... bla bla bla,... dengan tujuan membuat model generic. Dimulai dari mengumpulkan data dari Jurnal dan Sistem Nyata. Dimana tidak ada model existing dari model ini. Model ini belum pernah dibuat sebelumnya. yaaaa,.. dengan pengetahuan setingkat mahasiswa freshgraduate yang langsung melanjutkan S2, saya merasa ini cocok buat thesis. Membuat Model. hwaaaa,.. its sounds so simple right???

Ternyata eh ternyata, membuat model generic itu tingkatan S3, bukan S2. Tidak se-simple itu membuat model generik. tidak hanya dengan mengatakan "eh, model ini belum ada yang buat. state of the art nya kena banget nih,..." hemmm,.. penelitian itu bukan berawal dari "NOTHING" tapi berawal dari "SOMETHING". kayak jargonnya scholar google "STANDING ON THE SHOULDER OF THE GIANTS". jadi jadi????? berbelit-belit gini, apa donk beda tesis dan disertasi???

Well,.. menurut PANDANGAN SAYA, ini menurut saya lo ya?????

Thesis itu lebih ke,... ehmmm,... modifikasi. literuture yang sudah ada, di modifikasi sesuai dengan kebutuhan untuk penyelesaian masalah. mungkin begitu, jadi berangkat dari pendekatan, metode atau model yang sudah ada dan melakukan modifikasi atau pengembangan, pengembangan bisa dengan mengurangi atau menambah variabel. Gabungan antara deskripsi dan analisis.

Disertasi lebih ke,.. inovasi, bagaimana membuat sesuatu yang baru. Berangkat dari penelitian sebelumnya dengan analisa yang mendalam, lalu merumuskan sesuatu yang belum pernah dirumusakan sebelumnya.

Begitulah saudara-saudara, nampaknya thesis saya dipandang sebagai sesuatu yang baru, jadi untuk ukuran thesis saya harus menyederhanakannya,.. bukan berarti tidak boleh, namun "apakah mampu???" saya merasa tidak, karena saya sudah ditunggu kerjaan,.. kalau memang dipandang cocok untuk disertasi, disimpan saja buat nanti :)

0 komen:

Powered by Blogger.